Mari kita mulai dengan cara menginstall MongoDB ver 3 dan RoboMongo di operating system Windows (7/8/10). RoboMongo adalah “PHPMyAdmin”-nya MongoDB, ia digunakan untuk memudahkan proses managemen database di MongoDB. Instalasi MongoDB relatif mudah, namun ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan. Berikut langkah-langkah dan catatan kecil saya ketika menginstal MongoDB di Windows (Instalasi & implementasi di Linux sebenarnya lebih mudah :) ).
- Download versi terakhir MongoDB di link berikut (LINK), dan RoboMongo di Link ini (LINK).
Catatan: Jangan salah pilih versi 32bit/64bit. Jika komputer yang digunakan 64bit, sebaiknya unduh yang versi 64bit, versi 32 bit memiliki banyak keterbatasan yang tidak sesuai untuk data yang besar. - TIPS: Saat instalasi pilih “Custom”. Lewat pilihan Custom akan ada pilihan ke folder mana MongoDB akan di-install. Saya pribadi lebih menyukai program-program terpenting di install ke root (misal C:\MongoDB).
- Siapkan 3 buah folder lain: data, db, dan log: Misal “D:\MongoDB\log\”, “D:\MongoDB\data\”, dan “D:\MongoDB\data\db\”. Catatan: Folder data dan logdapat diletakkan dimana saja, defaultnya adalah “C:\data\db”. Usahakan untuk meletakkan folder ini di drive dengan space terbanyak (Untuk production/profesional Sebaiknya drive khusus database – NAS).
- Tambahkan "C:\MongoDB\Server\3.0\bin" di Path anda [optional].
- Install MongoDB sebagai Service: Buka NotePad atau sembarang simple text editor lain. lalu ketikkan perintah-perintah berikut dan save sebagai “mongo.bat”. Sesuaikan dengan Letak data dan Log yang sudah ditetapkan di langkah ke [3]. Atau silahkan unduh filenya DISINI (Karena filenya ".bat" maka browser akan memberikan warning, jangan hawatir filenya hanya berisi perintah -perintah dibawah. If not sure, silahkan buka dengan NotePad untuk memastikan). Jalankan mongo.bat lewat Command Prompt sebagai administrator (Klik kanan icon command prompt lalu pilih run as administrator). “CD”/pindah ke directory dimana mongo.bat tersimpan, lalu jalankan filenya dengan mengetikan “mongo.bat” lalu tekan enter (eksekusi). ==> Yakinkan tidak ada pesan Error. Proses ini hanya dijalankan satu kali saja, tidak perlu dilakukan setiap komputer dinyalakan.
echo logpath=D:\MongoDB\log\mongo.log
C:\MongoDB\mongod.cfg
C:\MongoDB\Server\3.0\bin\mongod.exe--dbpath D:\MongoDB\data\db --config C:\MongoDB\mongod.cfg --install
net start MongoDB - Instalasi RoboMongo sangat sederhana, jadi tidak perlu dibahas. Namun, apabila ada kendala silahkan komen dibawah.
- Restart [Just to make sure :)]
Cek Koneksi MongoDB:Setelah seluruh langkah diatas dilakukan, ada 2 cara memverifikasi apakah MongoDB telah terinstal dengan baik: [1]. Tombol Windows +R==>”Services.Msc”==> Cek di list service: “mongoDB”, atau [2]. Command Prompt==> “mongo” ==> enter, atau melalui RoboMongo seperti yang akan dijelaskan dibawah ini:
- Jalankan (run/eksekusi) RoboMongo.
- Pada tampilan awal klik “create”
- Namakan koneksinya sesuai selera :) … misal “Koneksi_default”
- Defaultnya MongoDB dapat diakses lewat localhost dengan port 27017, jadi kalau sebelumnya tidak melakukan customize saat instalasi, jangan rubah nilai-nilai ini.
- Tekan “save” lalu double click koneksi yang baru saja dibuat.
- Jika berhasil akan nampak tampilan ‘seperti’ gambar dibawah.
RoboMongo InterfaceBeberapa fungsi dasar juga saya jelaskan di gambar tersebut. Jika tidak berhasil silahkan cek kembali lankah-langkah diatas & ulangi sampai lebaran tahun depan (#kidding :p , komen saja dibawah dan pesan error yang muncul)

No comments:
Write comments